Ada banyak sekali hal yang patut gue syukuri di hidup gue. Salah satunya kepunyaan dan keberadaan orang tua yang seutuhnya. Masih ada dan milik gue, tanpa berbagi dengan anak lain. Menjadi anak tunggal nggak se-enak dan nggak se- nggak enak yang mereka omongin ternyata. Kenapa? karena gue punya perspektif sendiri dalam memandang berbagai pros and contras yang anak tunggal lain ceritain ke gue dan gue tanggapi dengan sudut pandang gue. "jadi anak tunggal tuh enak, apa-apa dikasih karena nggak ada saingan. Semuanya buat dia" " Apaan deh, yang ada jadi anak tunggal tuh posesif, kebanyakan dikekang. Lah gimana enggak ibarat kata segala ketakutan or apa yang orang tua kita belum capai di usia mudanya dulu di akumulasi dan dimanifestasiin cuma ke satu orang. Puyeng gak loh" Well, bahkan dulu gue masih inget banget gimana bapak selalu nekanin gue buat lancar baca saat kelas 1 SD. Saat teman gue yang lain masih spelling per abjad (ngeja) gue udah lancar. Karna di balik it...
Komentar
Posting Komentar