Langsung ke konten utama

bersyukur

dalam berjuang nggak ada tuh yang namanya lelah.walaupun setiap manusia selalu punya yang namanya saat dimana dia lelah.tapi satu hal yang membuat kelelahan itu berbeda adalah bagaimana cara orang tersebut menghadapi lelah.bersyukur atau mengeluh.ada tipe orang kalu saat capek cuma diem dan bersyukur.tapi ada juga yang mengeluh seolah dia adalah orang paling capek diantara yang lain.
ketika gue gue lelah sebisa mungkin gue bersyukur sama Allah,karena gue masih bisa nerasain lelahnya beraktifitas atas nikmat yang Allah kasih ke gue.saat gue lelah gue nggak banyak ngeluh ke orang lain tentang lelah yang gue rasain saat itu.sebisa mungkin biar aja lelah itu cuma gue dan Allah yang tahu.walaupun terkadang sebagai manusia kita juga perlu yang namanya mengeluh.mengeluh itu wajar,tapi kalo berlebihan juga nggak baik.
intinya jangan sampai karena lho alasan lelah lantas membuat segala aktivitas lo macet.selalu bersyukur,think positive,and never give up!!!
fighting!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita perintis, bukan pewaris

  “Kamu kenapa nggak serius sih latihannya?” “Mau se-bagus apapun toh pasti bakalan kalah. Saingannya nanti katanya bagus-bagus” “Siapa yang bilang?!?” Itu sepenggal obrolan tegang yang ku lakukan saat membujuk seorang adik yang dalam waktu dekat akan menjadi kontingen lomba mewakili kecamatan. I felt de javu. Dejavu adalah saat kamu merasa apa yang terjadi sekarang, pernah dialami di masa lalu. (Brain Academy) Saat itu untuk pertama kalinya dalam hidup ada yang sepercaya itu mengembankan sebuah amanah besar. Dimana aku terpilih menjadi salah satu perwakilan lomba mewakili sekolah, yang mana tiap tahunnya sekolahku selalu menjadi juara di ajang lomba tersebut. Meski aku tak dituntut secara langsung harus menang, tapi yang ku tahu semua cost yang sekolah alokasikan pasti agar siswa-siswi nya menang. Dan keresahan yang sama juga ku rasakan saat itu. Karenanya aku merasa dejavu. “Gimana kalo yang berkompetisi nanti bagus-bagus?” “Ya, mau gimana? Itu urusan mereka. Tu...

Orang tua, Anak tunggal dan Minta maaf #Coretan kisah vol.2

Ada banyak sekali hal yang patut gue syukuri di hidup gue. Salah satunya kepunyaan dan keberadaan orang tua yang seutuhnya. Masih ada dan milik gue, tanpa berbagi dengan anak lain. Menjadi anak tunggal nggak se-enak dan nggak se- nggak enak yang mereka omongin ternyata. Kenapa? karena gue punya perspektif sendiri dalam memandang berbagai pros and contras yang anak tunggal lain ceritain ke gue dan gue tanggapi dengan sudut pandang gue. "jadi anak tunggal tuh enak, apa-apa dikasih karena nggak ada saingan. Semuanya buat dia" " Apaan deh, yang ada jadi anak tunggal tuh posesif, kebanyakan dikekang. Lah gimana enggak ibarat kata segala ketakutan or apa yang orang tua kita belum capai di usia mudanya dulu di akumulasi dan dimanifestasiin cuma ke satu orang. Puyeng gak loh"   Well, bahkan dulu gue masih inget banget gimana bapak selalu nekanin gue buat lancar baca saat kelas 1 SD. Saat teman gue yang lain masih spelling per abjad (ngeja) gue udah lancar. Karna di balik it...

coretan

malam minggu yang selama ini gue jalani bukan malam minggu yang keluyuran diluar ataupun hangout bareng temen.juga nggak ada tuh yang namanya free pas weekend.malam minggu malah diisi dengan belajar beladiri yang jujur aja gue nggak suka.dan minggu nya ,pagi gua ikut pengajian rutin dan siangnya gue belajar buat kerajinan.bener-bener full abis. ya capek sih,tapi mau gimana lagi? ini adalah aturan yang emang harus gue patuhin.dalam ngejalanin semua ini gue cuman butuh yang namanya ikhlas.karna ikhlas adalah the magic word yang bisa mengubah dari beban jadi lega.dan itulah kenapa gue selalu percaya bahwa dalam hidup lho nggak akan bisa terus-terusan ngedapetin apa yang lho mau.karna selalu aja akan ada orang - orang yang mengatur hidup lo.intinya jangan jadiin apa yang nggak lho suka jadi beban hidup lho.toh,itu juga akan ngebuat lho jadi stres.jalani aja dengan ikhlas,dan insya allah semua akan indah pada waktunya. Btw,selamat malem minggu yang lagi sendiri.❤❤